"MARI KITA SUKSESKAN PROGRAM MERDEKA BELAJAR"

SELAMAT DATANG DI DUNIA MATEMATIKA


blogger bersaudara

Kamis, 03 Februari 2011

UN, APA YANG SALAH ?
Oleh :Eka Wibowo, S.Pd

Beberapa tahun ini, dunia pendidikan di Indonesia sedang gencar dalam meningkatkan “mutu pendidikan” yang diukur dengan lulus tidaknya seorang siswa dalam menghadapi Ujian Nasional (UN). Sehingga diharapkan menghasilkan lulusan yang berkualitas untuk mendongkrak kesuksesan di masa depan. Akan tetapi, kelulusan tidak diputuskan oleh sekolah yang bersangkutan melainkan ditetapkan oleh pemerintah dan diukur dengan standar nilai yang telah ditentukan.
            Dengan adanya peraturan yang seperti itu, maka seorang siswa divonis lulus jika nilai yang dihasilkan dalam Ujian Nasional (UN) memenuhi standar nilai yang telah ditentukan oleh pemerintah. Lalu apa artinya belajar sekian tahun di sekolah, jika yang menentukan kelulusan hanya Ujian Nasional (UN) yang hanya terdiri dari beberapa mata pelajaran saja. Tapi apa gunanya kita mempermasalahkan keputusan pemerintah ini, toh peraturan ini telah dilaksanakan dalam beberapa tahun ini. Tapi, apa yang terjadi dibalik Ujian Nasional (UN)? Dari tahun ke tahun selalu saja ada kontroversi yang terjadi dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN), dan kejadiannya pun bermacam-macam.
            Pertama, banyaknya siswa yang tidak lulus. Kontroversi ini lebih terasa di tingkat SMA. Dalam kejadian ini siswa merasa di rugikan dengan adanya peraturan pemerintah tentang Ujian Nasional (UN) melalui standarisasi nilai yang telah ditetapkan. Siswa merasa  pemerintah tidak adil, karena perjuangan siswa selama 3 tahun belajar di sekolah hanya dinilai dengan beberapa mata pelajaran yang diujinasionalkan. Yang ironisnya, dari sekian banyak siswa yang tidak lulus itu, ternyata ada pula siswa yang kesehariannya berprestasi di sekolah termasuk ke dalam golongan siswa yang tidak lulus. Padahal siswa tersebut telah dipastikan dapat menempuh Ujian Nasional (UN) dengan nilai yang sangat memuaskan. Tapi kenyataan berkata lain, sungguh menyedihkan.
            Kedua, adanya kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Dengan adanya kontroversi yang pertama, intansi sekolah merasa takut dan pesimis terhadap kemampuan para siswanya. Dengan itu sekolah pun berupaya agar para siswanya 100% lulus, tapi sayang jalan yang ditempuh oleh beberapa intansi sekolah sangatlah tidak sportif, yaitu dengan cara membantu siswa dalam mengisi jawaban soal Ujian Nasional (UN) dengan memberikan jawaban soal kepada siswa. Yang anehnya, mengapa soal Ujian Nasional (UN) dapat dengan mudah jatuh ke tangan beberapa intansi sekolah. Padahal soal-soal tersebut telah dijaga dengan seaman mungkin, tapi tetap saja itu tidak menjamin.
            Ketiga, dengan adanya kontroversi yang kedua, menjadi pemicu bagi siswa untuk berleha-leha dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) karena siswa berpikiran pasti  dibantu oleh sekolahnya toh tidak ada intansi sekolah yang menginginkan siswanya tidak lulus. Dengan demikian, apakah semua ini yang disebut meningkatkan “mutu pendidikan”?
            Sekarang peraturan sudah berubah, kriteria kelulusan siswa pada tahun 2011 tidak hanya ditentukan oleh hasil Ujian Nasional saja tetapi melibatkan nilai raport dan nilai ujian sekolah. Sehingga peristiwa yang sering terjadi ada anak berprestasi di sekolah tidak lulus kemungkinan sangat kecil. Namun demikian bagaimana dengan anak yang benar-enar dibawah standar ? Akankah dengan aturan yang baru mereka bisa lulus ? Rasanya sulit juga mereka untuk lulus, kecuali sebelumnya sekolah udah memformat mereka untuk lulus. Lalu apa artinya dibuat aturan baru kalo masih memungkinkan adanya manipulasi yang dilakukan sedemikian rupa. Mudah-mudahan ini hanya kekhawatiran belaka. Mari kita  mencoba berfikir lebih jernih dan dewasa. Semoga dengan aturan baru dan semangat baru kita tidak akan dengar adanya berita tentang kekisruhan dan kecurangan dalam Ujian Nasional yang sering kita dengar selama ini.
ADA APAKAH DENGAN GURU ?
Oleh: Eka Wibowo, S.Pd


Dahulu semua lapisan masyarakat sangat menghormati jasa seorang guru. karena dengan adanya seorang guru kini masa depan generasi muda menjadi cerah, dan tidak ketinggalan dalam hal ilmu pengetahuan ataupun yang lainnya. karena dengan proses belajar mengajarlah seorang siswa dan guru akan bekerjasama untuk mensukseskan tujuan pendidikan tersebut.

Seorang guru akan berusaha mendidik siswanya sampai mereka mengerti dan paham atas apa yang diajarkannya, bahkan seorang guru rela berkorban demi menghasilkan siswa-siswi yang berkualitas dalam ilmu pendidikan.

Akan tetapi, lain halnya dengan predikat guru saat ini, yang sudah mulai diabaikan bahkan oleh para siswa-siswinya sendiri. Ada apa dibalik semua itu? semua itu terjadi akibat kecerobohan guru itu sendiri. guru berusaha mendidik dan mengajarkan siswa-siswinya sampai mereka mengerti dan paham. Bahkan seorang guru sangat sabar ketika menghadapi siswa yang sulit untuk dididik. akan tetapi ketelatenanlah yang menjadikan siswa-siswinya akhirnya dapat paham dan mengerti apa yang diajarkan oleh guru. Namun semua pengajaran yang diberikan oleh seorang guru selama ini, terasa tidak ada artinya tatkala UN tiba. mengapa demikian? karena jika kita lihat dari awal siswa-siswi masuk sekolah mereka diberikan pemahaman-pemahaman dan pengajaran secara terus-menerus, akan tetapi tatkala UN itu tiba guru tersebut jugalah yang malah memberitahu atas kunci jawaban tersebut. karena kekhawatiran para guru terhadap siswa-siswinya tidak lulus saat UN.

Dengan demikian dapat diartikan bahwa dengan sebuah nilai mereka dapat menyatakan sebuah kelulusan tanpa memikirkan kualitas dan jerih payah seorang guru selama ini.

Para guru tersebut menganggap dengan seperti itu mereka menyayangi siswa-siswinya. padahal anggapan tersebut salah besar. justru malah mengajarkan para siswa-siswinya menjadi generasi muda yang tidak jujur. karena dengan tindakan seperti itu, selain menjadi bodoh juga secara tidak langsung telah melahirkan generasi muda yang tidak mandiri. Benarkah demikian ???

Selasa, 01 Februari 2011

PC CLONING

X-L-functionFitur Utama & Manfaat
• Berbagi satu PC dengan sampai 11 (sebelas) pengguna (user)
• Memotong biaya pengadaan (hardware dan lisensi software), biaya operasional (seperti listrik) dan biaya perawatan (maintenance) hingga 70%
• Mudah untuk dipasang, dikelola dan diamankan
• Kompak dan dapat diandalkan (tidak ada kipas/fan atau harddisk)
• Energi yang efisien (1 watt per pengguna)
• Mendukung aplikasi standar termasuk multimedia dan video layar penuh
• Mendukung standar dan resolusi layar lebar (hingga 1280×1024 atau 1440×900)
• Menghubungkan pengguna langsung ke  PC Induk yang dipakai-bersama (share) menggunakan kabel standar sampai dengan jarak 10 meter (33 kaki)
• Produk termasuk software virtualisasi desktop vSpace™  yang handal, PCI card & perangkat keras XD2 untuk user lainnya
x350-550-kit
Kit NComputing seri X (X350 dan X550)
Satu CPU bisa dipakai oleh 11 pengguna ? Kok bisa ???
PC (Personal Computer) yang ada pada masa kini begitu kuat (prosesor cepat – memori besar), sehingga sebagian besar orang hanya menggunakan sebagian kecil dari sumber daya besar komputer mereka yang tersedia.
PC-Cloning NComputing seri X memanfaatkan sumber daya (resources) yang tidak terpakai pada sebuah komputer induk (Host) sehingga sebelas pengguna dapat secara bersamaan berbagi satu PC. Setiap user mendapatkan ruang kerja virtual mereka sendiri (aplikasi, setting, file, dan preferensi), tetapi dengan biaya yang begitu kecil dibandingkan jika menggunakan komputer-komputer biasa secara sendiri-sendiri. Jadi, meskipun sebelas orang berbagi sistem tunggal, masing-masing mereka mendapatkan kesempatan menikmati pengalaman berkomputer seperti sendiri-sendiri.
x-instalasi
Gambaran instalasi peripheral PC-Cloning NComputing seri X
Mudah untuk menginstal
Setiap kit PC-CLONING NComputing seri X terdiri atas perangkat lunak virtualisasi desktop, vSpace ™, sebuah kartu PCI, dan perangkat akses XD2 (untuk setiap user). Setiap kit PC-Cloning NComputing X350 menambahkan 3 (tiga) pengguna baru, sedangkan kit PC-CLONING NComputing X550 menambahkan 5 (lima) pengguna baru.
Instalasi (setup) yang mudah: hanya memasang kartu PCI dan perangkat lunak virtualisasi pada
PC Induk yang dipakai-bersama (PC Host). Kemudian sambungkan perangkat akses XD2 ke kartu PCI dengan
kabel UTP standar (straight). Akhirnya, hubungkan masing-masing monitor, keyboard, dan mouse untuk setiap pengguna dengan perangkat akses XD2. Hanya itu, sesederhana pemasangan barang rumah tangga. Sekarang, banyak pengguna dapat menikmati desktop virtual mereka sendiri secara independen. Tambahkan kit kedua dan bahkan lebih banyak pengguna dapat secara bersamaan berbagi satu PC, hingga 7 pemakai dengan 2 kit 350 atau sampai 11 user dengan 2 kit X550.
konfigurasi X350 utk 7 user
Dengan 1 kit X550, 1 PC Host dapat digunakan oleh 6 user sekaligus
konfigurasi X550 untuk 11 user
Dengan 2 kit X550, 1 PC Host dapat digunakan oleh 11 user sekaligus
6 - pasang di lcd
Kit NComputing dapat ditempelkan pada bagian belakang monitor LCD
Powerfull & fleksibel
Software aplikasi berjalan secara bersamaan dan secara independen pada setiap desktop virtual. Pengguna bahkan tidak tahu bahwa mereka berbagi PC! Staf Anda dan pengguna tidak perlu pelatihan khusus. Mereka juga akan senang mendapatkan ruang lapang di meja mereka kembali – perangkat akses XD2 kecil sehingga dapat dipasang di belakang monitor LCD, tidak bising, , dan tidak memiliki bagian yang bergerak. Namun mereka memberi setiap user Windows atau Linux lingkungan kerja yang memadai. Pengguna dapat menikmati multimedia dengan suara dan video full-motion pada resolusi layar hingga 1280×1024 atau 1440×900 (widescreen).
Ekonomi & efisien
Dengan PC-Cloning NComputing seri X, Anda dapat dengan mudah menurunkan kebutuhan komputasi dan biaya operasional hingga 70%. Anda juga akan menghemat biaya listrik. Yang sangat efisien menggunakan PC-Cloning NComputing seri X hanya menggunakan daya 1 watt per pengguna (dibandingkan hingga 110-300 watt untuk PC biasa). Dengan usia kerja alat (useful life) yang panjang, dan berat hanya beberapa ons, solusi PC-Cloning NComputing ini juga sangat mengurangi limbah elektronik (e-waste). Sehingga jelas ini merupakan solusi komputasi terhijau di bumi.
Spesifikasi Teknis
Perangkat Keras
Ukuran Perangkat akses XD2: Panjang: 119 mm, Lebar: 82 mm, Tinggi: 27 mm
X350: setengah-tinggi kartu PCI cocok dalam bentuk kecil-faktor atau PC berukuran penuh
X550: setinggi-penuh kartu PCI memerlukan PC berukuran penuh
Pemasangan ke Monitor XD2 mengakses perangkat telah tersedia lubang bawaan untuk menempelkan ke bagian belakang monitor yang mendukung lubang pemasangan sesuai VESA. Dua sekrup tiap perangkat akses XD2 disertakan.
Listrik Tidak ada adapter daya eksternal diperlukan
Daya untuk perangkat akses yang disediakan oleh kartu PCI melalui Cat 5e atau Cat 6 kabel
Kebutuhan daya akses XD2 setiap perangkat ini sekitar 1 watt
Monitor hemat-daya Mendukung modus-modus hemat daya dengan Energy Star-compliant monitor
Indikator LED pada XD2 LED hijau yang terletak di depan menunjukkan daya perangkat akses / sambungan
Resolusi video 1440×900, 1360×768, 1280×1024, 1280×800, 1280×720, 1024×768, dan 800×600, 16 bit warna, 60 Hz refresh rate
Koneksi ke PC Induk (PC Host) Kabel UTP Standar Category 5e (unshielded twisted pair) kabel sampai 5 meter / 16 kaki
Kabel STP Standar Kategori 6 (terlindung twisted pair) kabel hingga 10 meter / 33 kaki
Audio Output stereo speaker melalui port
Keamanan data Tidak ada perangkat penyimpanan data pada lokal
Port USB pada PC bersama dapat diberikan kepada pengguna yang berbeda (Catatan: user yang butuh akses ke port USB memerlukan perpanjangan kabel USB yang terpisah – tidak termasuk.)
Sertifikasi FCC Class B, CE, MIC, RoHS
Kisaran suhu operasi
dan kelembaban
0-40 derajat Celsius
10-85% kelembaban relatif (tidak-mengembun)
Perangkat Lunak Virtualisasi Desktop vSpace
Sistem Operasi (OS) yang mendukung sistem operasi PC Host dapat berupa Windows XP SP2/SP3, Windows Server 2003 R2 SP2 (Standar atau Enterprise Edition, 32-bit) atau Ubuntu Linux.
Kunjungi bagian dukungan NComputing website untuk sistem operasi terbaru dukungan informasi. logo_windows_net_server_2003 ubuntu-logo
Konfigurasi dan Spesifikasi PC Induk (Host) Untuk satu seri X-kit (X550 dengan X350 atau 2-6 pengguna), sebuah PC Host harus memiliki
sebuah processor minimal 2.4 GHz  atau apapun prosesor dual-core dan RAM 1 GB.Untuk instalasi kartu ganda (dua kit X350 atau dua kit X550 dengan 7-11 pengguna), sebuah PC Host harus memiliki sebuah processor minimal  3.0 GHz  atau yang setara prosesor dual-core dan RAM 2-3 GB. Setiap kartu PCI X550 memerlukan sebuah slot PCI tinggi-penuh, sementara setiap X350 memerlukan baik sebuah slot PCI dengan tinggi-penuh atau setengah-tinggi
Lihat Fitur Panduan Konfigurasi Host di situs NComputing
Perangkat lunak yang mendukung Sebagian besar aplikasi PC termasuk browser, e-mail, office suite, media player, perangkat lunak pendidikan dan banyak lagi. Mendukung multimedia dan full-motion video, tetapi tidak dianjurkan untuk software 3D intensif.
Isi Kit X350 : Satu X350 kit mencakup tiga perangkat akses XD2, satu setengah-height PCI card (dengan baik full-height dan profil rendah kurung), vspace CD instalasi perangkat lunak dengan buku petunjuk, Panduan Instalasi Cepat, dan 6 mount sekrup untuk memantau pemasangan.X550 : Satu X550 kit meliputi lima XD2 perangkat akses, satu full-height PCI card, vspace CD instalasi perangkat lunak dengan buku petunjuk, Panduan Instalasi Cepat, dan 10 sekrup untuk pemasangan di monitor LCD.
PC Host, keyboard, mouse, speaker, kabel xseries_product_viewsPC Induk (Host), PS / 2 keyboard, PS / 2 mouse, speaker, Kabel UTP Cat 5e / STP Cat 6, dan perangkat yang lain TIDAK termasuk paket kit dan harus dibeli secara terpisah.
Jumlah maksimum user per PC xseries_kit_viewsSetiap kit X350 menambahkan 3 pengguna ke PC Host. Maksimal dua kit dapat digunakan dengan satu PC untuk mendapatkan total tujuh pengguna (tiga untuk setiap kit plus satu pada PC). Setiap X550 kit menambahkan 5 pengguna ke PC Host. Maksimal dua kit dapat digunakan dengan satu PC untuk mendapatkan total sebelas pengguna (lima untuk setiap kit plus satu pada PC).
Pake komputer biasa ? Itu MAHAL, BOROS, RIBET !!!
Mau HEMAT,  MUDAH, dan PRAKTIS ?
Pake PC-CLONING  !!!

MENGENAL PC-CLONING

PC-CLONING adalah sebuah teknologi mutakhir yang memungkinkan sebuah komputer (CPU) standar dapat dipakai bersama oleh lebih dari 1 user.
Anda akan menghemat pengeluaran karena cukup membayar 1 (unit) CPU untuk dipakai banyak pemakai sekaligus. Para pemakai akan merasakan seperti mempunyai komputer sendiri saat memakai aplikasi pada sistem PC-CLONING seperti : aplikasi office, grafis, browsing, email, dan multimedia.
Setiap pemakai memiliki keyboard, mouse, layar, pengaturan (setting), aplikasi dan data file sendiri-sendiri. Setiap pemakai dapat memakai aplikasi yang sama dan/atau berbeda dengan pemakai lain tanpa ada masalah.

FITUR dan KEUNGGULAN PC-CLONING
  • Hanya memakai sebuah komputer (CPU) dengan efisien untuk digunakan bersama hingga 30 pemakai sekaligus
  • Memotong biaya pengadaan komputer (CPU) dalam jumlah besar secara signifikan
  • Memotong biaya operasional rutin, seperti listrik bulanan dan maintenance (perawatan)
  • Mudah dipasang, dipelihara dan aman.
  • Setiap user dapat menjalankan aplikasi standar (spt : office, grafis, games) termasuk aplikasi multimedia dan video full-screen
  • Mendukung resolusi standar & widescreen s/d 1280×1024 atau 1440×900 atau 1600×1200, baik 16 bit, 24 bit atau 32 bit warna
  • Praktis dan handal dalam pemakaian
  • Bentuk yang kecil sehingga hemat tempat (kira2 seukuran telapak tangan orang)
  • Hemat energi, hanya butuh 1 watt/pemakai (seri X), 2 watt/pemakai  (seri U) dan 5 watt/pemakai (seri L) dan tidak menghasilkan panas
  • Didukung oleh teknologi software terbaru vSpace (untuk jenis NComputing), yang sudah melalui proses pengembangkan dan penyempurnaan selama 12 tahun, yang telah dipakai oleh jutaan pemakai NComputing di seluruh dunia
  • Dapat digunakan pada sistem operasi (OS) : Windows (XP Profesional/2003 Server/2008 Server/Vista/7) dan Linux Ubuntu
  • Cocok untuk lab komputer sekolah/kampus, perkantoran/usaha, front office/kasir, rental komputer, warnet, akses umum, rumah sakit, ticketing, atau rumahan, dll
  • Teknologi PC-CLONING (NComputing) ini telah digunakan di berbagai belahan dunia, seperti : AS, Macedonia, Turki, Australia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Thailand, dsb.
  • Informasi penerapan PC-CLONING (NComputing) ini bisa dilihat di : http://ncomputing.com/Casestudies/Overview.aspx
Ada beberapa macam produk PC-CLONING yang kami tawarkan, antara lain :

    NComputing Sukses Kembangkan X-series Baru sebagai Alat Virtualisasi Desktop Super Murah

    x350









    1 unit kit X350 'menghasilkan' 
    3 CPU baru' untuk 3 user tambahan
    California, 20 April 2009 – Akibat krisis ekonomi global, penjualan komputer super murah meningkat secara drastis. Kenyataan ini membuat NComputing sebagai pemimpin pasar, berinisiatif merancang sebuah model baru alat virtualisasi desktop dengan menambahkan kecepatan kerja atas produk NComputing X-series yang sebelumnya telah merebut pasar dengan cemerlang. X350 baru ini dirancang khusus untuk mendukung organisasi yang ingin menambah jumlah pengguna komputer dengan biaya murah dan efisien, namun berperforma unggul.
    Diciptakan untuk mendampingi slim-line OC, Ncomputing X350 dengan harga jual untuk pasar Indonesia sekitar Rp. 3.156.375 (US$ 285 dengan menggunakan kurs Rp. 11.075 per dolar AS) dapat merubah sebuah PC menjadi empat komputer virtual – yang masing-masing dengan performa multimedia canggih dan tampilan video layar penuh. Dengan dua unit alat X350, maka sebanyak tujuh pengguna dapat menikmati akses komputer melalui satu PC. X350 ini merupakan versi sederhana dari NComputing X550, yang dapat mendukung hingga 11 pengguna komputer dengan hanya satu PC. Sebagaimana semua solusi NComputing lainnya, X350 juga menggunakan perangkat lunak virtualisasi desktop vSpace.
    x550










    1 unit kit X550 'menghasilkan' 
    5 CPU 'baru' untuk 5 user tambahan
    Penciptaan solusi NComputing didasari oleh fakta sederhana, yaitu: PC di era sekarang sudah sangat canggih dan kebanyakan penggunanya hanya memakai sebagian kecil saja dari kapasitas yang tersedia pada komputer mereka. Dengan alat NComputing sebuah komputer desktop dapat digandakan (divirtualisasi) sehingga memungkinkan bagi lebih banyak pengguna untuk mengakses dan memanfaatkan kapasitas sebuah komputer secara bersamaan. Selanjutnya, masing-masing pengguna dapat merasa seperti memiliki dan bekerja dengan komputer sendiri. Setiap pengguna akan menikmati akses komputer secara sempurna dengan cara menyambungkan layar monitor, keyboard dan mouse mereka pada alat NComputing, yang lalu disambungkan pada sebuah komputer yang akan digunakan bersama. Setiap unit X350 terdiri dari tiga alat NComputing XD2 serta PCI card yang dimasukkan melalui space-saving komputer. Keuntungan solusi virtualisasi X350 ini terletak pada keabsahan dan efisiensinya yang dapat memberikan performa multimedia canggih dan tampilan video layar penuh.
    Saat ini X350 telah dipasarkan di seluruh dunia. Untuk pasar Indonesia,  distribusi dan penjualannya dipercayakan kepada PT. Megatronix Mitraniaga di Jakarta. Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, NComputing berhasil menjual alat ini untuk lebih dari satu juta pengguna, yang membuatnya menjadi pensuplai terbesar untuk kategori komputer super murah. Kemudahan menggunakan NComputing membuatnya gampang diterima pasar. Siapapun yang memiliki pengetahuan dasar komputer dapat dengan mudah meng-instal NComputing dan penghematan pun dapat segera dinikmati.
    Lebih dari 40.000 organisasi yang tersebar di 140 negara telah menggunakan NComputing untuk memangkas biaya komputer dan penggunaan listrik mereka. Setiap alat NComputing membutuhkan hanya satu watt listrik saja. Dibandingkan dengan 110 watt yang dibutuhkan sebuah PC, maka NComputing adalah solusi komputer paling ramah lingkungan di seluruh dunia.

    Spek PC yang disarankan: (Banyaknya Ncomputing: saran) 1: Intel Pentium IV 1.3 GHz, 512 MB RAM or higher. 2-3: Intel Pentium IV 2.4 GHz, 512 MB RAM or higher. 4-7: Intel Pentium IV 3.0 GHz, 1 GB RAM or higher. 8-10: Intel Pentium IV 3.2 GHz, 2 GB RAM or higher. 10-15: Intel Pentium IV or Xeon 3.0 GHz, 3 GB RAM or higher. 16-20: Intel Pentium IV or Xeon 3.2 GHz, 4 GB RAM or higher. 21-25: Intel Pentium IV or Xeon 3.4 GHz, 5 GB RAM or higher. 26-30: Intel Pentium IV or Xeon 3.6 GHz, 6 GB RAM or higher. Kebutuhan OS: (Operating System: Maksimal Ncomputing yang bisa terhubung) Windows XP Home Edition : 10 units Windows XP Professional : 10 units Windows XP Media Center Edition : 10 units Windows Server 2003 (Standard Edition / Enterprise Edition) : 30 units Windows Small Business Server 2003 : 30 units Linux* : 30 units (USB L200/L230 tidak support di Linux.)

    Sekolah-sekolah di AS Pakai NComputing

    REDWOOD CITY, KOMPAS.com – Paket stimulus yang dicanangkan Presiden Obama telah menganggarkan miliaran dollar AS untuk mendanai pengembangan pendidikan teknologi di sekolah-sekolah. Namun, ada catatan yang mesti diperhatikan, karena sekolah tidak memiliki anggaran untuk biaya pemeliharaan komputer jangka panjang.
    Mengantisipasi ketiadaan dana untuk pemeliharaan komputer di masa mendatang tersebut, sekolah-sekolah wilayah di Negara bagian Amerika yang jeli, merealisasikan perluasan akses komputer bagi siswa mereka dengan menggunakan komputer virtual.
    Hampir semua sekolah-sekolah wilayah di Negara Bagian Amerika saat ini sedang berfikir bagaimana caranya memanfaatkan dana stimulus yang diperoleh dari Undang Undang “American Recovery and Reinvestment Act 2009″ itu.
    Sebuah sekolah di Louisiana, Tangipahoa Parish misalnya, menggunakan dana stimulus untuk meng-upgrade dan mengembangkan program pendidikan komputer dengan menggunakan NComputing.

    Dengan virtual komputer NComputing yang harganya hanya 70 dollar AS, maka setiap PC dapat digunakan bersama oleh sebelas siswa. Alhasil, sekolah memangkas biaya pembelian dan biaya pemeliharaan komputer serta biaya listrik hingga 90 persen lebih murah.
    Penanggungjawab IT di sekolah tersebut menetapkan bahwa NComputing merupakan solusi terbaik untuk memberi akses penggunaan komputer yang seluas-luasnya bagi siswa. Dengan menggunakan NComputing, maka sekolah tidak perlu menambah staf IT ataupun merubah infrastruktur yang bisa menimbulkan masalah biaya besar di masa mendatang. NComputing virtual desktop dapat terus menerus digunakan oleh lintas generasi siswa tanpa memerlukan pemeliharaan.
    “Membeli PC terlampau mahal harganya, di samping itu kita juga akan kewalahan menyediakan supportnya,” kata Mike Diaz, asistean direktur teknologi Tangipahoa. “Kami hanya memiliki empat staf teknis untuk menangani 19.500 siswa dan tidak ada dana stimulus untuk penambahan tenaga teknis,” tambahnya.
    “Ncomputing menjawab semua permasalahan kami. Kami sangat kagum dengan kinerja serta penghematan energi yang terjadi dengan menggunakan NComputing. Sekarang kami bisa membeli komputer untuk tiga siswa dengan harga setara untuk pembelian satu komputer biasa. Dengan penambahan komputer di tiap kelas, berarti memberikan waktu yang lebih banyak bagi tiap siswa untuk menggunakan dan meningkatkan keterampilan komputer mereka,” jelas Diaz.
    Solusi NComputing didasarkan pada fakta sederhana, yaitu: PC sekarang memiliki kapasitas yang sangat besar sementara sebagian besar aplikasinya hanya menggunakan sedikit saja dari kapasitas yang ada. Dengan NComputing, sebuah komputer dapat digandakan (divirtualisasi) dengan memanfaatkan kapasitas yang tidak terpakai sehingga dapat digunakan bagi banyak pengguna. Setiap pengguna dapat menikmati akses computer hanya dengan menghubungkan NComputing pada komputer yang akan digunakan bersama.
    Tidak seperti solusi desktop virtualisasi lainnya, Ncomputing sangat efisien dan paten sehingga mampu menjalankan program multimedia yang rumit sekalipun serta mampu menghasilkan tampilan video dengan layar penuh. Setiap alat NComputing hanya memerlukan satu watt listrik saja, yang mana otomatis akan mengurangi suhu panas dalam ruangan. Hal ini merupakan pemangkasan biaya dan listrik yang sangat berarti dibandingkan jika menggunakan komputer biasa. Banyak sekolah yang telah mengunakan NComputing untuk praktek komputer di dalam kelas, laboratorium, perpustakaan maupun di kantor.
    “NComputing adalah solusi terbaik bagi sekolah sekolah, karena dapat mengurangi biaya infrastruktur dan biaya pemeliharaan komputer secara drastis. Dengan kata lain, NComputing dapat mengurangi biaya pengeluaran yang besar untuk jangka panjang,” kata Stephen Dukker, Chairman dan CEO NComputing. Lebih dari 1.500 wilayah negara bagian di Amerika termasuk 7 sekolah yang masuk 10 besar, telah menghemat ratusan juta dolar dengan memilih NComputing.
    Apa yang telah dilakukan oleh sekolah di Amerika dapat menjadi referensi bagi sekolah dan lembaga pendidikan di Indonesia dalam memperluas akses komputer bagi siswa. Menggunakan NComputing berarti melakukan penghematan hingga 50 persen pada harga pembelian komputer, 70 persen biaya pemeliharaan, dan 90 persen penghematan biaya listrik.

    Kamis, 27 Januari 2011

    PERMAINAN MATEMATIKA

    MENEBAK BATIN ORANG
    Permainan ini dimulai dari mempersiapkan sebuah atau lebih hitungan aljabar yang akan digunakan untuk permainan . Misalnya n adalah sebuah bilangan yang disebutkan dalam batin seseorang.
    Pertama-tama disusun hitungan aljabar oleh yang mengajak bermain, umpama:
    {2(n + 1) + 4} : 2 = n + 3
    Kemudian lawan bermain kita diminta untuk melakukan perintah-perintah berikut :
    1. Sebutkan dalam batinmu sebuah bilangan.
    2. Tambahkan bilangan tersebut dengan 1
    3. Kalikan 2
    4. Kemudian tambah lagi dengan 4
    5. Bagilah hasilnya dengan 2
    6. Sebutkan hasil terakhir ini
    Misal lawan bermain kita memikirkan bilangan 5; dalam merespon perintah kita yang mengajak bermain :
    1). menyebut (dalam batin) 5
    2). 5 + 1 = 6
    3). 6 x 2 = 12
    4). 12 + 4 = 16
    5). 16 : 2 = 8.
    6). lawan bermain kita menyebut 8
    Karena hasil hitungan yang untuk bermain adalah n + 3 ; dan 5 + 3 = 8; (atau n = 8 – 3 = 5); maka kita sebagai yang mengajak bermain menebak : Bilangan yang kau pikirkan adalah 5.

    Kita boleh membuat hitungan lain yang, misalnya
    (2(n + 3) – 6) + 1 = 2n + 1.
    Pemainan dimulai :
    1. Sebutkan dalam batinmu sebuah bilangan
    2. Tambah dengan 3
    3. Hasilnya kalikan 2
    4. Kurangi dengan 6
    5. Selanjutnya tambah lagi dengan 1
    6. Sebutkan (ucapkan ) hasil terakhir.
    Diumpamakan lawan bermain kita menyebut dalam batin bilangan 6.
    6 + 3 = 9
    9 x 2 = 18
    18 – 6 = 12
    12 + 1 = 13
    Lawan bermain kita menyebutkan bilangan 13.
    Kita tahu bahwa 13 = 2 x 6 + 1. Maka tebakannya adalah 6.
    Atau karena kunci tebakan adalah 2n + 1, maka tebakannya
    n = (13 – 1) : 2 yang sama dengan 6.

    Permainan ini bisa dikembangkan lagi menjadi yang lebih keren, yaitu misalnya “menebak bulan kelahiran dan umur lawan bermain” kita.
    Pertama-tama yang kita pikirkan membuat hitungan aljabar, sehingga hasilnya berupa : satu atau dua angka pertama menunjukkan bulan kelahiran dan dua angka berikutnya adalah umur , dengan perjanjian bahwa umur lawan bermain kita tidak lebih kecil dari 10 tahun.
    Sebutlah bulan kelahiran adalah X dan umur adalah Y; hitungan aljabar yang kita buat harus menghasilkan 100X + Y .
    Marilah kita mualai membuat hitungan aljabar, misalnya
    (2X + 5) * 50 + Y supaya menghasilkan 100X + Y hitungan tersebut harus dikurangi 250.
     Hitungan berubah menjadi :
    (2X + 5) * 50 + Y – 250 ini sudah menghasilkan 100X + Y; nah yang – 250 ini kita buat seolah-olah sesuatu yang misterius. Misalnya dikaitkan dengan bulan, dimana satu bulan sama dengan 30 hari; dikaitkan lagi dengan tahun, 1 tahun = 365 hari, dikaitkan lagi 1 tahun = 12 bulan.
    Kemudian hitungan tersebut diubah lagi, misalnya menjadi :
    (2X + 5) * 50 + Y + 30 – 12 + 97 – 365 = 100X + Y.
    Kita mulai bersiap-siap untuk permainan kita. Dimulai perjanjian bahwa yang dimaksud bulan adalah bulan dalam bilangan, misalnya bulan Februari itu adalah bulan 2 dan seterusnya.
    1. Ingat-ingat bulan kamu dilahirkan dan sekarang umurmu berapa.
    2. Kalikan bulan kamu dilahirkan dengan 2
    3. Selanjutnya tambah dengan 5
    4. Kalikan dengan 50
    5. Tambahkan dengan umurnu
    6. Tambah lagi dengan 30 (Komentar : 1 bulan = 30 hari)
    7. Kurangi dengan 12 (komentar: 1 tahun = 2 bulan)
    8. Selanjutnya tambah dengan 97
    9. Terakhir kurang dengan 365 (komentar : 1 tahun =365 hari)
    10. Sebutkan hasil terakhir yang kamu peroleh.

    Catatan untuk yang mengajak bermain :
    Yang perlu diketahui oleh penebak adalah bahwa dua angka terakhir menunjukkan umur.
    Jadi apabila hasil terakhir 1225, artinya dia lahir bulan 12 (Desember) dan umur yang diajak bermain 25 tahun.
    Apabila hasil terakhir 127 ; lahir bulan 1, umur 27 tahun
    Apabila hasil terakhir 101 ; hitungan pasti salah.
    Apabila hasil terakhir 110 ; lahir bulan 1, umur 10 tahun.
    Apabila hasil terakhir 122 ; lahir bulan 1, umur 22 tahun.
    Apabila hasil terakhir 1222 ; lahir bulan 12, umur 22 tahun.
    Kita bermain dengan seseorang yang berumur 22 tahun, yang lahir di bulan Desember.
    1). Yang perlu diingat lahir bulan 12; umum 22
    2). bulan kali 2 yaitu 12 x 2 = 24
    3). 24 + 5 = 29
    4). 29 x 50 = 1450
    5). 1450 + umur = 1450 + 22 = 1472
    6). 1472 + 30 = 1502
    7). 1502 – 12 = 1490
    8). 1490 + 97 = 1587
    9). 1587 – 365 = 1222
    Jadi umurmu 22 tahun dan kamu lahir dalam bulan Desember.
    Hitungan diatas yaitu (2X + 5) * 50 + Y +30 – 12 + 97 -365
    bisa juga diartikan X adalah tanggal; dan Y adalah bulan. Sehingga hitungan tersebut bisa digunakan untuk menentukan “Ulang Tahun” seseorang, dengan perintah :
    1. Ulang Tahun dinyatakan dalam tanggal dan bulan; bulan disini dinyatakan dalam bilangan, misal bulan Februari adalah bulan 2.
    2. Kalikan tanggal dalam ulang tahunmu dengan 2
    3. Selanjutnya tambah dengan 5.
    4. Kalikan dengan 50
    5. Tambah dengan bulan dalam ulang tahunmu.
    6. Tambahkan 30
    7. Kurangi 12
    8. Tambah lagi dengan 97
    9. Terakhir kurangi dengan 365
    10.Sebutkan hasil hitungan mu.
    Catatan : perlu diketahui bahwa dua angka terakhir menunjukkan bulan. Jadi, misalnya dalam hitungan menghasilkan 111 berarti 1 November; 205 berarti 2 Mei; 2005 berarti 20 Mei.